Pallumara

Mei 25, 2016

Dulu, sebelum lomba blog nggak segarang sekarang dan ngeblog menjadi sesuatu yang ribet (ini sih menurut aku) dengan DA PA dan kawan-kawannya, Alhamdulillah aku pernah menang lomba blog dengan hadiah jalan-jalan. Waktu itu hadiahnya wisata kuliner ke Makassar.

Di Makassar aku sempat mencicipi mie Titi, Pallubasa Serigala, Sop Conro dan Pallumara. Aku juga sempet cobain sea food di rumah makan A Fong. Bahkan ulasan di resto sea food ini aku kirim ke koran Republika dan dimuat. Alhamdulillah, dobel rejeki. 

Nah, diantara beberapa jenis makanan khas Makassar diatas, yang paling berkesan buatku saat mencicipi Pallumara di Rumah Makan Ulu Juku MappanyukkiBukan.. bukan karena yang lain nggak enak, ini sih masalah selera saja. Aku paling suka olahan ikan. Makanya Pallumara menjadi makanan tersedap buatku saat mengunjungi Makassar. 


Hari minggu lalu, aku dan si sulung berbelanja di Super**do. Berbelanja di supermarket itu macem makan buah simalakama. Suka kalap beli ini itu kadang lama baru diuprek. Tapi ada rasa kangen juga kalau lama nggak belanja disana. Selain adem dan lebih lengkap, beberapa jenis barang lebih berkualitas dibandingkan pasar tradisional. Salah satunya ikan. Kalau di pasar tradisional biasanya ikan yang dijual ukurannya kecil-kecil. Nah, kalau di supermarket ukurannya lebih variatif.

Ceritanya si sulung memilih ikan Bandeng ukuran jumbo. Beli dua ekor saja sudah memenuhi wajan ukuran sedang. Awalnya mau bikin Pecak Bandeng Betawi. Pas dilihat resepnya kok ribet. Mesti digoreng dulu. Pas browsing lagi nemu resep Pallumara yang lebih simpel. Langsung deh dieksekusi.


Untuk membuat Pallumara, ikan yang digunakan sebetulnya ikan Kakap. Itu pun biasanya diambil bagian kepalanya. Aku coba memasak Pallumara pakai ikan Bandeng. Rasanya enak juga sih, cuma repot pas makannya. Repot ngilangin duri-duri halus dalam daging Bandeng. Tapi menu ini bisa jadi alternatif saat bosan dengan resep ikan Bandeng yang itu-itu saja. Oya, jangan lupa sandingkan Pallumara dengan sambal Dabu-dabu, ya. Cara bikinnya gampang kok. Hanya berisi irisan bawang merah, cabe dan tomat yang ditaburi garam serta dikucuri air jeruk nipis. Perpaduan Pallumara dan sambal Dabu-dabu ini sukses bikin lewat 2 bakul nasi. Hahaha..

Bahan :
1 kg ikan Bandeng (harusnya sih ikan Kakap)

Bumbu :
3 siung besar bawang merah
2 siung besar bawang putih
2 buah tomat
2 batang serai
1 kelingking kunyit
3 kemiri
30 gr asam jawa
3 batang daun bawang
1 lembar daun kunyit
5 cabai merah
10 cabai rawit
garam dan gula pasir secukupnya
1 liter air

Cara membuat :
1. Kunyit dihaluskan (ulek atau parut). Potong agak tebal serai dan daun bawang.
2. Semua bumbu lain diiris tipis dan ditumis dengan minyak atau margarin. Masukkan juga kunyit halus, serai, dan daun bawang.
3. Larutkan asam jawa dalam 50 ml air, saring, campurkan kedalam tumisan
4. Masukkan air, lalu masak sampai mendidih baru kemudian masukkan ikan dan masak sampai matang
5. Siap disajikan.

You Might Also Like

3 Komentar

  1. Ternyata simpel ya... Bookmark dl ah, biar bs nyoba bikin jg...

    Kpn ya mba kita wiskul brg lg? :D

    BalasHapus
  2. wah belum pernah nyoba nih, jadi pingin

    BalasHapus